Langsung ke konten utama

Postingan

Corporate Governance di Tingkat Internasional

Rangkuman Materi Tata Kelola dan Manajemen Risiko (EACC4210) Sesi 8 Sebisa mungkin aku menggunakan kalimat yang mudah dipahami 😋 semangat belajarnyaaa, semoga sukses menghadapi ujian nanti 🤙😎 1. Prinsip Tata Kelola Global (OECD Principles) Standar global yang paling banyak diadopsi adalah G20/OECD Principles of Corporate Governance. Prinsip-prinsip ini menjadi tolok ukur bagi pembuat kebijakan, investor, dan perusahaan di seluruh dunia: 🌼 Menjamin Kerangka Dasar yang Efektif: Kerangka tata kelola harus mendorong transparansi dan efisiensi pasar serta konsisten dengan supremasi hukum. 🌼 Hak Pemegang Saham : Melindungi dan memfasilitasi pelaksanaan hak pemegang saham (termasuk pemegang saham minoritas). 🌼 Perlakuan Setara: Memastikan perlakuan adil bagi seluruh pemegang saham, termasuk pemegang saham asing dan minoritas. 🌼 Peran Pemangku Kepentingan (Stakeholders): Mengakui hak-hak pemangku kepentingan yang ditetapkan oleh hukum atau kesepakatan bersama dan mendorong ...
Postingan terbaru

Penerapan Manajemen Risiko dan Penyusunan Laporan Risiko

Rangkuman Materi Tata Kelola dan Manajemen Risiko (EACC4210) Sesi 7 Kita akan mempelajari langkah-langkah implementasi manajemen risiko, mulai dari penetapan konteks hingga pelaporan, serta bagaimana menyusun laporan risiko yang efektif. Sebisa mungkin aku menggunakan kalimat yang mudah dipahami 😋 semangat belajarnyaaa, semoga sukses menghadapi ujian nanti 🤙😎 1. Proses Penerapan Manajemen Risiko (ISO 31000:2018) Penerapan manajemen risiko dilakukan secara sistematis melalui beberapa tahapan utama: Penetapan Lingkup, Konteks, dan Kriteria: 🌼 Menentukan batasan dan tujuan manajemen risiko. 🌼 Memahami lingkungan internal (budaya, struktur) dan eksternal (hukum, ekonomi) organisasi. 🌼 Menetapkan kriteria risiko, termasuk selera risiko (risk appetite),. Penilaian Risiko (Risk Assessment): 🌼 Identifikasi Risiko : Menemukan potensi ancaman (negatif) atau peluang (positif) yang dapat mempengaruhi pencapaian tujuan. Sumber risiko bisa dari internal (SDM, proses) atau eksterna...

Analisis Lingkungan, Budaya Organisasi, dan Evaluasi Pengendalian Strategik

Rangkuman Materi Tata Kelola dan Manajemen Risiko (EACC4210) Sesi 6 Kita mempelajari bagaimana organisasi melakukan analisis lingkungan eksternal dan internal, memahami peran budaya organisasi, serta melakukan evaluasi dan pengendalian strategik untuk memastikan tujuan jangka panjang tercapai. Sebisa mungkin aku menggunakan kalimat yang mudah dipahami 😋 semangat belajarnyaaa, semoga sukses menghadapi ujian nanti 🤙😎 1. Analisis Lingkungan Analisis lingkungan bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja organisasi, baik dari luar maupun dari dalam. Analisis Lingkungan Eksternal (PESTEL): P olitik: Kebijakan pemerintah, stabilitas politik, dan regulasi yang mempengaruhi bisnis. E konomi: Kondisi ekonomi makro seperti inflasi, suku bunga, dan pertumbuhan ekonomi. S osial: Tren demografi, gaya hidup, dan perubahan sosial masyarakat. T eknologi: Inovasi teknologi yang dapat mengubah cara bisnis beroperasi. E nvironment /Lingkungan: Isu keberlanjutan...

Agency Problem dan Tata Kelola di Indonesia

Rangkuman Materi Tata Kelola dan Manajemen Risiko (EACC4210) Sesi 5 Kita akan mempelajari tentang konsep dasar dari Agency Theory yang menjadi akar dari konflik kepentingan dalam perusahaan, prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG), serta penerapannya dalam konteks regulasi dan praktik di Indonesia. Sebisa mungkin aku menggunakan kalimat yang mudah dipahami 😋 semangat belajarnyaaa, semoga sukses menghadapi ujian nanti 🤙😎 1. Agency Problem (Masalah Keagenan) Konsep Dasar:   Agency Theory menjelaskan hubungan antara prinsipal (pemilik/pemegang saham) yang memberikan wewenang, dan agen (manajemen/pengelola) yang menerima mandat untuk mengelola perusahaan. Masalah timbul karena adanya pemisahan antara kepemilikan dan pengelolaan. Konflik Kepentingan : Prinsipal menginginkan pengembalian investasi (dividen) yang maksimal dan jangka panjang. Agen cenderung mengejar keuntungan pribadi (bonus, kompensasi) yang seringkali bersifat jangka pendek, bahkan jika harus mengo...

Integrasi Manajemen Risiko dalam Sistem Tata Kelola

Rangkuman Materi Tata Kelola dan Manajemen Risiko (EACC4210) Sesi 4 Kita akan belajar bagaimana manajemen risiko tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus menjadi bagian integral dari tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance) untuk memastikan keberlanjutan dan pencapaian tujuan organisasi. Sebisa mungkin aku menggunakan kalimat yang mudah dipahami 😋 semangat belajarnyaaa, semoga sukses menghadapi ujian nanti 🤙😎 1. Konsep Tata Kelola Perusahaan (Corporate Governance) Tata kelola adalah mekanisme yang mengatur dan mempertegas kembali hubungan, peran, wewenang, dan tanggung jawab dalam organisasi agar para pemangku kepentingan (stakeholders) tidak dirugikan. Definisi Sempit: Hubungan antara pemilik/pemegang saham, dewan komisaris, dan dewan direksi. Definisi Luas: Hubungan antar seluruh pemangku kepentingan (termasuk karyawan, masyarakat, pemerintah, dll). Prinsip Tata Kelola (TARIF): Transparansi (Transparency) : Keterbukaan informasi yang relevan. Akuntabilit...

Prinsip dan Proses Manajemen Risiko

Rangkuman Materi Tata Kelola dan Manajemen Risiko (EACC4210) Sesi 3 Kita akan mempelajari dua kerangka kerja utama dalam manajemen risiko global, yaitu ISO 31000:2018 dan COSO ERM, serta penerapannya dalam studi kasus nyata.  Sebisa mungkin aku menggunakan kalimat yang mudah dipahami 😋 semangat belajarnyaaa, semoga sukses menghadapi ujian nanti 🤙😎 1. Prinsip Manajemen Risiko Berbasis ISO 31000:2018 Tujuan utama manajemen risiko menurut ISO 31000 adalah menciptakan dan melindungi nilai (value creation and protection). Untuk mencapai tujuan tersebut, terdapat 8 Prinsip yang harus dipenuhi: a. Terintegrasi (Integrated): Manajemen risiko adalah bagian tak terpisahkan dari semua aktivitas organisasi. b. Terstruktur dan Komprehensif (Structured and Comprehensive): Pendekatan sistematis diperlukan untuk hasil yang konsisten dan dapat dibandingkan. c. Disesuaikan (Customized): Kerangka kerja dan proses harus disesuaikan dengan konteks internal dan eksternal organisasi. d. I...

Kerangka Regulasi dan Standar Global Manajemen Risiko

Rangkuman Materi Tata Kelola dan Manajemen Risiko (EACC4210) Sesi 2 Kita akan mempelajari tentang  Kerangka Regulasi dan Standar Global Manajemen Risiko.  Sebisa mungkin aku menggunakan kalimat yang mudah dipahami 😋 semangat belajarnyaaa, semoga sukses menghadapi ujian nanti 🤙😎 1. Standar Manajemen Risiko Global Dua standar utama yang menjadi acuan global adalah ISO 31000 dan COSO ERM. ISO 31000:2018 (Manajemen Risiko – Pedoman) Tujuan : Menyediakan prinsip dan panduan generik untuk penerapan manajemen risiko yang efektif dan efisien di segala jenis organisasi. Fokus Utama : Menciptakan dan melindungi nilai (value creation and protection). Komponen Utama: 🌼 Prinsip : 8 prinsip yang menjadi dasar pengelolaan risiko (terintegrasi, terstruktur & komprehensif, disesuaikan, inklusif, dinamis, informasi terbaik yang tersedia, faktor manusia & budaya, perbaikan berkesinambungan). 🌼 Kerangka Kerja (Framework) : Membantu integrasi manajemen risiko ke dalam aktivitas da...